Cara Sehat Memaafkan Diri Sendiri

Langkah maafkan diri kita atas kekeliruan yang dibuat, penting kita pahami dan ketahui. Saat menjalankan kehidupan, kita tidak lepas dari kekeliruan. Hal tersebut karena kita sebagai manusia, tidak sempurna.

Atas dasar itu, Anda harus maafkan tiap kekeliruan yang kamu lakukan di periode lalu, terutamanya selama setahun ini.

Umumnya mendekati tahun akhir, kita lakukan refleksi dan rasa bersalah yang memberatkan Anda demikian lama, menyeruak begitu rupa.

Kekeliruan sendiri yang dibuat kemungkinan menyisakan penyesalan, kejengkelan, amarah, kekecewaan, dan emosi negatif yang lain. Tetapi, terus-terusan merasa bersalah dapat mempengaruhi keadaan psikis Anda.

Jangan sampai terlampau keras dalam diri sendiri. Tidak boleh memberi hukuman diri kita terlampau berat.

Coba terima kekeliruan itu sebagai sisi dari pendewasaan diri. Kita tidak berkembang, berkembang, tanpa mempunyai pengalaman, apa itu pengalaman baik atau jelek. Menjadikan kekeliruan itu sebagai pelajaran, pengalaman yang mendewasakan.

Walau tidak gampang, Anda masih tetap dapat lepas dari beban rasa bersalah atas kekeliruan sendiri. Dengan demikian, hidup Anda akan terasa lebih enteng.

Ada cara-cara yang dapat Anda aplikasikan untuk melepaskan dari penyesalan kekeliruan di periode kemarin.

Cara Sehat Memaafkan Diri Sendiri


Berikut cara-cara sehat untuk maafkan diri kita, sebagai sisi dari refleksi tahun akhir

1. Stop pikirkan kesalahan

Satu antara langkah maafkan diri kita dengan tidak "terobsesi" dengan kekeliruan itu. Berhenti sajalah pikirkan kekeliruan yang telah berakhir.

Walau kekeliruan yang kamu kerjakan perlu dipikir dan menjadi bahan pelajaran atau mawas diri, tidak boleh pikirkan kekeliruan terlalu berlebih apalagi sampai memberi hukuman diri kita atau mengusik kegiatan Anda.

2. Mengetahui kekeliruan sebelumnya

Saat Anda melakukan perbuatan salah dan alami kesusahan untuk maafkan diri kita, Anda harus mengetahui kekeliruan yang Anda kerjakan tanpa membantah sedikit pun.

Agar bisa memaafkan diri kita, mengaku kekeliruan jadi langkah yang perlu.

3. Kekeliruan itu pelajaran

Perlu Anda ketahui jika semuanya orang tentu pernah melakukan perbuatan kekeliruan. Tinggal bagaimana seorang menyikapi kekeliruan yang dibikinnya, apa jadi momok sepanjang umur atau jadi pelajaran supaya tidak diulang kembali yang akan datang.

Agar memaafkan diri kita, perlu Anda ketahui jika kekeliruan terjadi menjadi pelajaran yang hendak membuat Anda jadi seorang yang lebih bagus.

4. Tulus

Tulus jadi satu antara langkah maafkan diri kita. Anda perlu mengetahui jika apa yang terjadi, pasti berakhir.

Disamping itu, selalu yakin jika tiap permasalahan yang terjadi ada jalan keluarnya dan ada pelajaran yang dapat diambil. Dengan demikian, Anda dapat tulus hadapi permasalahan dan maafkan diri kita.

5. Beri afirmasi positif dalam diri sendiri

Bila Anda merasa elemen negatif dari kekeliruan itu tiba kembali, pakai kalimat berikut untuk jaga diri supaya masih tetap positif:

  • "Saya mengerjakan yang terbaik yang saya dapat di saat itu".
  • "Saya membuat kekeliruan yang jujur di saat itu".
  • "Saya masih belajar saat itu".
  • "Saya tidak paham banyak di saat itu".
  • "Saya meminta maaf atas kejadian yang sempat terjadi".

6. Berbicara sama orang paling dekat

Agar melegakan diri Anda, bicaralah sama orang paling dekat yang Anda yakin, seperti keluarga dan rekan. Anjuran dan saran mereka kemungkinan menolong Anda agar semakin tenang.

7. Cari bantuan professional

Bila dengan beberapa langkah di atas perasaan bersalah tidak juga lenyap apalagi sampai muncul dorongan untuk akhiri hidup, dianjurkan cari bantuan profesional seperti dokter kesehatan jiwa (psikolog) atau psikiater.

Next Post
No Comment
Add Comment
comment url